Sabtu, 28 November 2020

Dialog

Yatuhan aku tidak tau tau sampai kapan bodoh diperbudak ekpektasi pada manusia

Tidak tau  sampai kapan tidak menyadari kebodohan yang sampai sekarang belum mampu ku kendalikan

Yatuhan aku manusia merugi

Aku kehilangan harapan pada apapun, jiwaku sudah tidak berada ditempatnya lagi, kacau, hancur, se lelah lelah nya lelah

Aku lelah tuhan, selalu  merasa dunia berputar di sekitarku saja

Aku lelah tuhan, dengan ribuan air mata yang sudah tak terasa apapun lagi, hampa

Dengan segala keputus asaan ini, aku hanya ingin menyerah

Tak ada sandaran yg menenangkan lagi

Tak ada ucapan yang sanggup kudengar lagi

Tak ada kalimat yang sanggup ku rangkai lagi

Aku terlalu kasian pada diriku

Bisakah aku menyerah saja tuhan ?

 

Siapa yang harus ku tanyai tuhan?

Apa yg harus ku salahkan?

Kenapa bisa se hancur ini rasanya?

Ketidakadilan macam apa lagi yg harus aku rasakan?

Jatuh yg seperti apa lagi yg hrus aku tidak apa apa kan?

Aku babak belur

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kenang-kenangan

satu tahun berproses, satu pun belum ada yg bisa disebut hasil satu tahun berproses,  dan Allah tak pernah gagal mendidik hambaNya satu tahu...