Faboulous part
Bagian dari pikiran, perasaan, kejadian, pengalaman, jadi satu dalam sebuah media. I will do, i will love, and i will share.
Rabu, 10 November 2021
kenang-kenangan
Sabtu, 02 Januari 2021
Traumerei
Adalah aku
Aku membenci timur hingga barat
Dikoyak riuh nya pasang
Walau surut, ku tetap sekarat
Adalah aku
Waktu berjalan di sekitarku begitu cepat
Dan aku jalan ditempat
Adalah aku
jutaan hal ku cintai
Dan aku tidak mencintai diriku
Adalah aku
Karena langit cerah begitu tidak adil
Aku lebih suka mendung setiap hari
Adalah aku
Ada dan tak berkehidupan
Ber raga
walau ingin tidak ada saja
Adalah aku
Cangkang kosong di laut lepas
Pertanyaan "apakah baik baik saja?" mu
Sedang aku usahakan jawabanya.
Kamis, 03 Desember 2020
Simbiosis
Hm bisa dibilang di 22th ini perasaan tinggal menerima dan menjalani hidup itu sudah bukan katanya-katanya lagi. Apaya sudah bukan nasehat orang tua yang dipakenya masih nanti, sudah tidak bisa lagi berkata dalam hati "aku masih umur segini ini". penenang-penenang seperti, tidak apa-apa hidup seperti daun jatuh dulu, tidak apa-apa berjalan tanpa peta juga menyenangkan, tidak apa-apa every flower has their own time to bloom, dan semua yang perlu di tidak apa apa kan, ternyata berpengaruhnya hanya sementara. ibarat daun yang jatuh, tidak semua pohon tumbuh disekitar sungai sehingga daun yang jatuh bisa bebas mengikuti arus air sampai pada muara, yang berjalan tanpa peta tidak sedikit yang pada akhirnya tersesat, walau diperjalanan sudah pasti banyak hal baru ditemukan, yang setiap bunga punya waku sendiri untuk mekar, tak ada yang bisa pastikan apakah bunga itu akan sungguhan mekar atau sebaliknya, yang mengerikan adalah ketika tanpa sadar yang terjadi adalah perasaan diam ditempat tidak tahu harus apa dan bagaimana, seperti semua jalan tertutup tidak ada yang membiarkan melangkah barang sedikit.
Perasaan gelisah dan kehidupan sudah seperti satu kesatuan yang membentuk suatu simbiosis,dan kamu bisa memandangnya dari sisi simbiosis apa saja, jika bagimu mutualisme adanya gelisah dalam hidupmu meningkatkan keyakinanmu pada tuhanmu ketika tingkat syukurmu bertambah karena kegelisahanmu, jika bagimu komensalisme, ada atau tidaknya gelisah hidupmu tetap baik baik saja, bahwa apa yang telah ditulis dan ditakdirkan olehmu hanya akan berubah karena ridho tuhanmu, jika bagimu parasitisme, ya semoga jangan wkwk, sejujurnya akupun memebenci perasaan gelisah menganggapnya gangguan dalam hidupku tapi jika dilihat lagi tuhan tidak pernah menciptakan apapun tanpa sebuah alasan dan manfaat termasuk perasaan gelisah.
sekarang tinggal aku dan kegelisahanku dan kamu dengan kegelisahanmu, aku belum punya solusi dengan kegelisahan ku, kamu? apa yang aku dialog kan dengan tuhanku tetang hambaNya, masi ada fikiran apakah hambaNya balik mendialog kan diriku antara dialog dia dengan tuhanku, alhmdulillah tuhan kita sama wkwk. Begitulah bagian dari mempersulit diri sendiri mencapuradukan kegelisahan dengan ekspektasi pada mahluk dan banyak kepentingan duniawi, padahal tuhanku menjanjikan kecukupan atas segala ekspektasi yang hanya ditujukan padaNya, tidak yang lain.
Pada akhirnya semua perubahan akan bermuara pada perasaan ngeri dan mengira ngira, apa, bagaimana, kapan, siapa, dan kenapa, semuanya terjawabnya nanti, meski tidak tau kita masih punya "nanti" atau tidak, hanya saja ketakutanku semakin jadi setiap hari, itu saja. Walau sebenarnya tuhan meberikan ketenangan dalam versi banyak bentuk dan rupa.
Aku mengandalkanmu tuhanku, selalu.
Senin, 30 November 2020
Denial
kepada yang terdekat dan yang terjauh, manusia memang tidak bisa mengukur ukuran pasti perihal jarak rasa, tapi sekiranya semua orang tahu bahwa perasaan jauh dekat berpengaruh pada batasan atas sesamanya. hmm
Pernah ga si punya temen yang sekalipun kalian belum mendeskripsikan apa, kenapa dan gimana dengan yang terjadi pada hidup kalian, kayak tiba-tiba bisa langsung tau aja gitu, kubilang itu level tertinggi seseorang bisa mengerti orang lain, paham harus memposisikan diri gimana, nolong, dan sangat menghibur meskipun ga keliatan sama sekali, itu rasanya kayak dikirimin malaikat detik itu juga *cryyyyy
teman-teman yang bahkan gapernah ada di daftar closefriend media sosial gw, krn bagi mrk ig cm formalitas hiburan aja, beberapa ga save save an nomer tapi selalu ada di momen hidup gw, gilaaak gapaham lagi harus menjelaskan betapa amaze nya diriku, ga ngertiii gmna lg harus mendeskripsikan rasa bersyukurnya aku, nyatanya itu yang terjadi :""")) kayak yatuhan aku gatau diriku yang gimana yg sampe bisa mengantarkan ke mereka, atau emg mereka yg dikirim bwt gw i just don't know, but mampukanlah aku buat bisa balas memberi hal yang berguna dan berarti juga buat mereka dalam segala keadaan.
i can give nothing gaes :")) susah payah akutu nahan air mata, bukan karena sedih tp rasa bersyukur luar biasa karena punya kalian, yg bisa ngasi perhatian sekedar tiba-tiba dateng, seolah mngerti 90%, tp kalian tetep bisa berlaku seolah ga terjadi apa apa, treat me best, and i"ve no word, sekedar bahas hal ringan dan bawain gw cimol, dah berasa dipeluk deep bgt tuhannn, thnks a lot :""")
and now gw percayaaa bgttt porsi masing-masing orang, di gw berat mungkin dikalian alay, dikalian berat, mungkin di gw bukan apa-apa, dan yang lebih percayaa lg, meratapi sesuatu hal ga bikin diri gw lebih baik, dan diam juga bukan selalu sesuatu yang buruk.
Diam dan fokus sama hikmah suatu hal itu healing terberat yang pernah gw rasain, and i did it! finally sampe dititik bahwa nangis sampe mengumpati dirimu sendiri yang bodoh itu manusiawi, saat gada yang bisa disalahin, saat dunia ini rasanya cuma bisa mengintervensi dirimu dari segala sisi, dan saat gada yang bisa mewakilkan perasaanmu dalam bentuk apapun, nangis sampe badanmu ga berdaya juga ga mnolong apapun, nangis seperlunya, dan lanjutkan hidup
salam
Aku 22.39
Sabtu, 28 November 2020
Dialog
Yatuhan aku tidak tau tau sampai kapan bodoh diperbudak ekpektasi pada manusia
Tidak tau
sampai kapan tidak menyadari kebodohan yang sampai sekarang belum mampu
ku kendalikan
Yatuhan aku manusia merugi
Aku kehilangan harapan pada apapun, jiwaku
sudah tidak berada ditempatnya lagi, kacau, hancur, se lelah lelah nya lelah
Aku lelah tuhan, selalu merasa dunia berputar di sekitarku saja
Aku lelah tuhan, dengan ribuan air mata
yang sudah tak terasa apapun lagi, hampa
Dengan segala keputus asaan ini, aku hanya
ingin menyerah
Tak ada sandaran yg menenangkan lagi
Tak ada ucapan yang sanggup kudengar lagi
Tak ada kalimat yang sanggup ku rangkai lagi
Aku terlalu kasian pada diriku
Bisakah aku menyerah saja tuhan ?
Siapa yang harus ku tanyai tuhan?
Apa yg harus ku salahkan?
Kenapa bisa se hancur ini rasanya?
Ketidakadilan macam apa lagi yg harus aku
rasakan?
Jatuh yg seperti apa lagi yg hrus aku tidak
apa apa kan?
Aku babak belur
Selasa, 14 Juli 2020
officially hari patah hati #2
![]() |
| semangkuk bakmi dan segelas kopi untuk aku yang sedang patah hati hoek hoek wkwkwkw |
Senin, 13 Juli 2020
officially hari patah hati #1
- (sambil merenung) melamar pkerjaan
- (sambil merenung lagi) sambil jualan
- (sambil pusing) belajar jualan di marketplace
- sambil dijajanin cilor dan es duren yg rasanyaaa masyaAllah blasteran duren pak haji dan syurgaaaa, seneng alhmdulillah
- sambil doa sama Allah 'ya Allah kirim dia ke MARS aja biar klaparan aku gamau liat mukanya dimanapun'. yaAllah hmmm dah aku gatau lagi maunya aku gmna, tp pengen ngadu aja, yaAllah apa yg aku mau bisa bneran terjadi ga ya :""""((( yaAllah knp ya hati manusia tu serem bgt hmmm
kenang-kenangan
satu tahun berproses, satu pun belum ada yg bisa disebut hasil satu tahun berproses, dan Allah tak pernah gagal mendidik hambaNya satu tahu...
-
Yatuhan aku tidak tau tau sampai kapan bodoh diperbudak ekpektasi pada manusia Tidak tau sampai kapan tidak menyadari kebodohan yang sam...
-
kalo aku masih bisa nulis ini tandanya masih dalam kondisi sehat walafiat hati poraporanda. yasudah bukan kronologi yang hendak dicerita...
-
kepada yang terdekat dan yang terjauh, manusia memang tidak bisa mengukur ukuran pasti perihal jarak rasa, tapi sekiranya semua orang tahu b...
