Kamis, 29 Agustus 2019

Magang#1

"aku gatau alasan magang jadi semelow ini setiap harinya"
Sepenggal celotehan perasaan, bukan bagian dari keluhan, cuma rasa penasaran yg belum ku temu jawabnya, ntah sesemangat apapun diriku hari itu dan semenikmati apapun, kau pernah tau perasaan semacam itu?
Biar ku ceritakan pengalamanku saja yg mungkin lebih menarik untuk kau baca ketimbang apa yg ku rasa haha.

Beberapa minggu survive dengan cyrcle hidup yang beda dari biasanya, aku tau waktu tidurku sedang berarti ber artinya, pun arti kalimat "semangat" disaat saat sekarang, juga kalimat yg sungguhan menenangkan yg blm ku temu sampai sekarang.
Cuma butuh 4 hari muka serumit rekening koran, runyam, ah aku masi lucu saja dengan pengalaman itu, yg terus menerus ku eluh kan pada siapa saja yg sedang komunikasi denganku, dilema ku mungkin sebatas "ngrebus air, airnya mateng, aku nya males mandi, abis aku ga males, air nya dingin" kadang yg membuat ku berfikir walau di rumah sendiri, badan semacam jet leg wkw dengan udara, lingkungan, bahkan air, logika dasar semacam itu yg membuatku sadar, setiap tempat adalah adaptasi, selama apapun dirimu disana, segalanya berjalan dinamis yg tidak bisa kau kenadalikan.

Yg berkali kali ku bilang, sehidup sehat itu setiap hari jam tidur selalu tidak kurang dari 8 jam, diwaktu yang tepat, makan pagi, siang, malam, tertata dan tepat pada waktunya, sekarang aku bisa bilang "jangan cari aku di jam 8 ke atas" iya masi lucu saja, dipastikan sudah nyenyak tidurku saat itu, terhitung aku sudah tidak punya waktu tidur siang lagi, kau tau semacam terjebak di kalimat "aku punya waktu banyak, ya tapi tidak" bagaimana ini? Memang cuma punya waktu bupe di jam jam ini, jikapun otaku tak selalu dibuat kerja keras tapi ku kuawalahan menjelaskan bagaimana lelahnya setiap hari.

Setiap hari jg ku dikelilingi mereka yg duduk dengan ambisi ambisi dan tugas-tugas yang masi saja asing ntah harus ku apakan perasaan semacam ini bahkan di satu bulan ku duduk dibelakang mereka, perlu ku jelaskan bukan manusianya yg asing tp perihal dunia mereka, sebenarnya apa yg di rasa, terlalu banyak ku mengamati, sampai senikmat ini dengan wifi yg 20% jadi booster untuk berangkat ngantor.

Suara si pak kasie restruk selalu khas untuk membuatku selalu menahan tawa
Lagu lagu ada band yg sepertinya hampir habis satu album gapernah absen diputar di penghujung hari, rupanya mereka juga semelow itu, iya sama

Cuma suatu hari aku bicara dalam hati
"mas jangan biarkan 2 jam ku kedepan, aku menyelesaikan 2 episode drakor, dan sibuk dengan regal dan wafer tango ku dibelakang kursimu"
Sebenarnya bukan itu yg setiap hari ku lakukan, cuma sedang ingin fokus di hari itu, kadang manusia tidak sadar dengan manusia sekitar yg walaupun termenung tapi mengamati lalu kemudian memposisikan mereka tidak tahu apa apa.

Singkatnya bukan soal teknis yang ku bicarakan, verif rekening koran, stempel berkas, ngurutin berkas, sortir uang, telfon satu persatu nasabah yg jumlahnya ratusan dengan kalimat yg sama, atau senyum yg harus km lontarakan pada senior setiap hari nya ntah serumit apapun perasaanmu, sedikit lebih dalam seandainya laporan tak se resmi itu, mungkin akan berbeda hasil yg di ceritakan untuk dilaporkan, ya itu sekadar fikiran konyol ku saja
Sekarang ku bisa menangkap point dari segala kegiatan ini, harusnya jangan tanya apa yg kau lakukan i mean ini tidak akan banyak, tapi soal kesempatan, kesempatan mengamati yg ku dapat hari ini hingga 5 minggu ke depan. Lalu kau akan dibuat mengerti dibalik kalimat sakti para dosen "kalian harus jadi harapan untuk kelak"
Ya itu saja. Pikiran idealisku berkata
"Dunia ini sungguhan kejam"
Cari tau saja.

Mungkin itu alasan melow nya hahah ah aku ini

Sekarang otaku sedang memutar lagu lagu rindu, dan aku sedang rindu, ya karena banyak, selalu.

2 jam di kursi magangku, 10.00
Masih penghujung agustus.

Sabtu, 24 Agustus 2019

21.05

Matahari masih bersinar di atas kepalaku
Pun degub ini masih sama gilanya ketika yang teringat ialah namamu
Meski samar rasa kepergianmu sesekali menyematkan pilu
Kita yang pergi dengan belum selesainya sesuatu
Rasa yang saling namun tak menyatu
Berserakan sepanjang anak-anak waktu yang sekali lagi kembali membawaku kepadamu
Ketika anginpun tak mampu menghempaskan sedikit dari rinduku yang merangkak kelu
Akan kusimpan sepenggal berkas senyummu sebagai artefak menakjubkan yang pernah kutemu
Kutemu meski tak menjadi milikku utuh

Ialah namamu, detak tak biasa di sela bingar hidupku
Irama irasional mengejutkan yang menguatkan detak rapuhku
Andai bisa merekayasa waktu
Kan ku buat setiap detik menjadi abadi bersamamu
Ialah namamu, yang kepadanya pertanyaan itu bertamu tanpa titik temu
'Akankah kita berani mengakui rindu ?'
Ialah pertanyaanku, yang tak kunjung mendapati jawaban atas namamu
Ialah aku, yang bersembunyi di balik keangkuhan pura-pura tak mencintaimu
Ialah kita, pergi dengan rindu  yang dikemas rapi, berselimut sunyi di di balik relung.

Rupanya, kita tak lebih dari sekadar pengecut di hadapan rindu.
Mungkin bukan kita, hanya aku.
--.
[Ialah Namamu]

Ais in autobiography

Hai readers!!! First one, i'm so so much exited to hv my own blog he he he❤❤
Intro dari segala intro kenalin si yang punya blog, lahir 20 tahun lalu dengan nama lengkap Ais Ichsatul Aulia, sampe sekarang kagak pernah tau arti nama sendiri yang sesungguhnya apa, so intinya dari lahir gapernah punya nama kecil, panggilan akrab or semacamnya,  actually my nick name is ais, just ais, ais aja, gapake syah, sudah jadi keresahan lama semenjak nama ku ada di buku absen setiap di panggil ais selalu berakhiran syah. 
Lahir di kota batiknya negara indonesia ya Pekalongan, 19 september 1998. Jowo asli, tulen, gaada campuran campuranya, la wong bapak ibu dulu tetanggaan.

Lahir 2 bersaudara, anak pertama sekaligus cucu pertama dari keluarga ibuk, jadi yang pertama kadang sulit hiya, selisih 7 tahun dari adek yang sekarang kelas 3 smp di pondok. Nama adek gajauh beda dari aku khanifah Arifatul Aulia, fyi nama bapaku bukan aulia, tapi semua nama anaknya berakhiran aulia, ya sudahla ya gapapa wkw. Udah dari semenjak lulus SD tinggal di beda kota sama orang tua, oh ya SD di SDN 02 Pantirejo, SD ku yang sangat legend itu mengingatkan betapa "si bolangnya aku saat itu", SMP di Kendal iya tepatnya di Pondok Modern Selamat ya kalo ditanya "ais bisa bahasa arab?" bisa kaifakhaluk? Alhamdulillah anna bighair atau anna ukhibuka fillah oke cukup sampai situ saja wkw. Next ini dia the memorable part is never end haha SMA ku di SMA 1 KAJEN, ingatan yang selalu meronta ronta menolak lupa, haha setuju gak? aku suka masa SMA ku, karena akhirnya aku kembali ke kota kelahiran atas berbagai alasan, sebelum akhirnya kembali meratau waktu kuliah, dan yang sedang kujalani sekarang aku mahasiswa yang belum resmi semester 7 jurusan manajemen keuangan di perguruan tinggi swasta STIE BANK BPD JATENG, Semarang. Yang sekarang berstatus sebagai anak magang di Bank jateng kajen, pekalongan.

Singkatnya namaku ais si hobby mengasingkan diri, pergi ketempat tempat yang disitu ada temanku heu heu, mengasingkan diri yang ga suka sendirian. sekedar menaiki kreta antar kota ah aku suka, kreta masi jadi favorite transportation ever si. Si hobby hal hal puitis dan filosofis, si suka ke humorisan, i love ice cream more than you weee canda deng wk, si suka bercerita tapi sedang kehilangan media hmmm, si yang punya panggilan "bayi" di umur 20th nya "bayyyy kamu jadi pulang pekalongan?" "yiiiiilkkk! Dari mana aja gapernah keliatan", sampe sekarang aku ga sadar sisi ke bayi an ku dimana, si punya teman, sahabat, keluarga terbaik yang pernah dikirim tuhan back up me so welllllllllll bgt yang kalo diceritain bisa 2 hari 2 malem ga kelar,  lly 4000, si ambivert ya itu si berdasarkan penilaian subjektif diri sendiri wkw menurut kalian gimana ?

Makanan favorit saat ini masi diduduki oleh garang asem ayam, ketring nya bank jateng kajen, yang mostly aku gasuka ayam rebus, but the power of tangan sakti ibu ketringnya si ini sukak❤, my current favorite song is kusut by fourtwenty dan April covered by reymbayang. Hal hal yang disenangi sekarang? Selain nonton drakor pas ada wifi, aku sedang suka mengamati, melihat orang bercerita atau menuliskan ceritanya, sedang suka dihibur dan menghibur (so far masi sebatas keinginan yg belum sepenuhnya dilakukan). Hal hal yg ditakuti? Satu ga diampuni tuhan, dua kehilangan heu heu heu heu. Hal hal yang ingin dicapai dalam waktu dekat? Finding booster in everything!
Oh ya my prime dayli skicare routine cuma 2, air wudhu dan air putih wkwkwk suongong bat! (jangan ga terima gitu bacanya).

The last ini motto pribasi si "gaada hal hal yang bisa balance gitu aja, everything you need just to balanced your life".

Sekian.
Kamar saya tercinta, 15.28, penghujung agustus 2019.

kenang-kenangan

satu tahun berproses, satu pun belum ada yg bisa disebut hasil satu tahun berproses,  dan Allah tak pernah gagal mendidik hambaNya satu tahu...